Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Damar dan Amara (Bagian Tiga)

Bagian Tiga : Pupus Alarm di tubuh ku masih berfungsi dengan baik, aku bangun jam 4.00, seperti biasa, 30 menit sebelum adzan Subuh. Aku langsung menuju ke rumah bagian belakang, dapur, mempersiapkan segala hidangan untuk sarapan, mulai dari nasi, sayur, hingga lauk tempe semua aku buat sendiri, tidak perlu bertanya soal rasa masakanku, hidup 10 tahun tanpa wanita pendamping sudah membuatku beradaptasi, ya, beradaptasi bagaimana membuat hidangan lezat untuk Damar, anak kesayanganku. Pagi ini tidak seperti pagi biasanya, aku lebih bersemangat dari biasanya, ya, Aku dan Damar akan pergi ke Gembiraloka,sudah menjadi wacana sejak lama, tapi baru keturutan hari Minggu ini. Pukul 4.30, suara Adzan Subuh berkumandang dari langgar belakang rumah, aku langsung menunda segala pekerjaan pagi ini sejenak, langsung menuju ke langgar, ikut menunaikan ibadah sholat Subuh. "Nanti narik Dhing ?" tanya Dharmo sembari keluar dari langgar tua ini. "Belum dulu Mo, Damar ngajak ke...