Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Wanita di Sudut Kota

Rintik air masih menetes dari tiap tiap genting dan ranting di sudut persimpangan jalan, menggelayut berjatuhan menunggu gilirannya tiba. berlomba girang hendak menyatu dengan kawanannya di muka bumi, berdebur bersama angin malam, bersentuh dengan roda-roda dan alas kaki ibukota. Berlari-lari bersamaan menuju dunia bawah, untuk menyemai dan menggembur bersama tanah, dan menggerogoti akar-akar tua yang berupaya untuk menopang kayu dan memupuk dahan untuk berbunga. tak ada yang tau, hingga sekarang, pohon berkayu tua di sudut persimpangan jalan tak jua bersemi dengan kelopak kelopak bunga seperti musim yang telah sirna. Tak jua menampakkan keelokannya. Entah esok fajar ialah waktunya, atau hanya wacana belaka. Mungkin musim di malam ini beda, bukan musim milik sang pohon tua yang menanti mengotori trotoar jalan, bukan waktunya untuk mencolok anggun seperti pohon muda. Entah, tak ada juga yang peduli dengannya. Lampu bangunan di sepanjang jalan trotoar mulai bercahaya, dengan kebanyakan w...