Langsung ke konten utama

Postingan

Sukar Suram Rakyat Manusia

apa yang suram dilakui manusia ketika mesti menghargai jiwa mereka yang bekerja hati urat urat angkuh terpengaruh hanyut hingga atap pusara meremang nyala jiwa takut tersungkur dari buaian dunia. apa yang sungkan dijalani manusia ketika pengecap menahan kata kasih atas dasar derma nadi nadi malu diri mengakui iktikad nurani sang manusia menyiut maslahat harga diri yang entah dimiliki apa yang rumit diakui manusia ketika noda di selembar polos dedaunan terbercak debu udara air langit yang enggan berdermawan suka cita hingga luka di dalam raga kian menghitam pekat

Asa Dengan Tegaknya Sang Asa

ini cerita tentang hikayat putra semesta bernama asa. asa, kulit hitam legam dengan rambut berkelibat gelombang,bermuka pasi ruam terbakar surya. asa, seorang penjaja buah tanpa hari, tanpa belas dari para penanggung kasih. penjajak buah, dengan gerobak sempoyongan senantiasa menjelma menjadi griya niscaya kekal. asa, dengan gerobak segala ragam buah nan bugar,  tetap bergontai rumpang menapaki setapak lahan gersang. gerobak ialah rumah idaman sang asa. buah ialah kudapan makan mengganjal kucuran keringat. setiap fajar mendongak,  bikin kudapan sisa sarapan pagi menjadi bukti diri dan menghiasi serambi setapak kaki. gilasan roda pedati menjadi tanda lahir di setapak adimarga abadi. asa tak pernah bernama mengira. tak pernah merasa mereka kemana kaki ingin datang. yang pasti, yang menjadi naluri  asa abadi, adalah meraih sirna sang surya, menuju arah genggaman ujung tanah yang mendekap sang surya. tak ada yang tidak, senja menjadi hari yang me...

Gotong Royong Tak Harus Royong

Bangsa Indonesia ialah bangsa yang menjunjung tinggi budaya gotong royong dari dulu nenek moyang bangsa lahir. Serat luhur kegotong-royongan masih terawat asri di inti kehidupan masyarakat Indonesia hingga saat ini mulai dari ujung pelosok desa hingga metropolitan pusat ibukota. Gotong royong, tak mungkin jemu digerus derunya waktu. Gotong royong pada dasarnya berasal dari dua kata, gotong yang berarti bekerja dan royong yang berarti bersama, sehingga gotong royong diartikan sebagai semangat bekerja secara bersama-sama demi tujuan yang bersama pula. Semangat kegotong-royongan akan terasa kental apabila berada di pelosok desa. Banyak partisi dan agenda di pedalaman desa dengan semangat kegotongroyongan, kerja bakti bersih sungai, gropoyokan tikus, hajatan, hingga sekedar menanak berkat sebagai contohnya. Terasa hangat dan tenteram berada di bangsa nan makmur ini, tak perlu khawatir siapa yang akan membantu mendirikan tenda di hajatan nanti, tak perlu lamun mencari tenaga untuk ber...

Dongeng Tikus Gorong Gorong

Entah tak ada yang mereka, Di bawah telapak kaki keriuhan nan kemerduan bising semerbak asap di atas, Lorong remang, kuyup, dan sunyi bertinggi lima muka hasta, berpanjang hingga samudera lepas, Gorong-gorong di kolong kota metropolitan yang tak kunjung lengang, Tersimpan satu dua ceritera yang tiada menduga. Ceritera tentang tikus gorong-gorong, tak ada tetes cahaya yang berani singgah disana. Mengarungi lorong demi lorong kehitaman dunia bawah surga. Helaian gesekan rambut dan aroma jadi penuntun utama menuju singgasana. Celah rentetan kerakal laksana rumah bagi jiwa hasil senggama. Bau binatang bersapa didepannya ibarat jamuan dahar malam. Sebenarnya tikus gorong-gorong mereka di atas kepala ada surga yang didambakan. Ada kehidupan yang dilimpahi oleh berkas hangat matahari pagi. Yang pasti, ada singgasana dibanding rumah di kolong tempat abadinya. Tapi apalah daya, tikus tak ingin perkasa meraih nikmat kehangatan matahari pagi. Tikus gorong-gorong telah menaruh ...

Memang Bukan Pecinta Kopi

Penikmat senja, Pecinta kopi, Musik indie di gendang telinga, Tiga partisi utama kesatuan indie, saling mencumbui tanpa mengebiri satu dengan yang lain, fenomena ke-milenials-an awal abad 21. Dilengkapi dengan gaya busana masa kini yang tidak jarang jadi adisi tambahan tanpa ketinggalan. Tak tahu mengapa, senja, kopi, musik indie, konon memberi aura kehidupan yang nyaman, harmonis, segar, dan mungkin sedikit nuansa retoris. Yang pasti tak ada salah dan haramnya, mengikuti atau malah menemukan jalur ini dengan sendiri, toh juga seharusnya tak mencederai nyawa makhluk lain, kecuali mereka yang tak terkira. Disini lebih tepatnya detik penulisan topik basa basi ini aku tidak memenuhi ketiga partisi fenomenal daiatas. Digadang sepertinya bakal sangat superpower sangat bila bisa, menikmati senja di hari sore dengan secangkir kopi ditemani musik indie sembari menulis beberapa seberapa larik, tapi nyatanya hanya ilusi, di fajar hari, air mineral isi ulang, lagu antah berantah asalny...

Ekspedisi Satu Malam Satu Hari

Assalamualaikum, Selamat pagi, siang, hari seluruh teman-teman dimana kalian berada, Semoga rasa sehat, semangat, dan syukur selalu bersama kalian semua dimanapun kalian berdiri. Akhir tahun bagi teman di belahan bumi manapun pastilah identik dan klop yang namanya liburan, piknik, dolan, refreshing, atau apapun itulah teman semua nyebutnya. Semisal nggak pergi kemana gitu atau nggak main, pastilah pasti bakal jadi bullyan dan perbincangan negatif buat mereka, di kamar aja lu jualan semangka ?, jones ya lu nggak kemana-mana ?, dua kalimat itu tu yang jadi kalimat pamungkas buat mereka kaum non-liburan. Tapi it's okay lah, biaran mereka, karena mereka nggak tau bener gimana nikmat rebahan sambil mikirin kemajuan negara ini, mereka nggak tau makna rebahan sambil ngrefleksiin kehidupan masing-masing, mereka terlalu fokus sama dunia sampai lupa sama diri mereka, nah mungkin itu sedikit kalimat penenang buat kalian kaum non-liburan, karena aku akhir tahun ini sempat merasakan me...

Damar dan Amara (Bagian Empat)

Bagian Empat : Kami Bertiga Percakapan kecil kami bertiga tandas hingga tepat siang hari, aku memutuskan meninggalkan sejenak obrolan demi mengurus administrasi di depan, mulai membayar biaya perawatan dan informasi jika damar dpat beranjak pulang nanti ashar, untuk saat ini langsung menuju langgar terdekat, untuk menjalankan sholat siang, meninggalkan keromantisan Damar dan Amara yang baru dikenalnya tadi pagi. Setelah sholat, aku memutuskan untuk rebahan sejenak di depan langgar, angin sepoi senada menghantarkan ku cepat terlelap, membiarkan Damar dan Amara di bilik kamar itu, mempercayai Amara untuk menjaga anaknya sejenak. ... Pukul 2 tepat, aku terbangun, beranjak menuju kamar Damar, untuk mengajaknya pulang, semangatku terhenti seketika smpai di depan gagang pintu kamar Damar, Amara wanita yang bukan siapa-siapa keluargaku tertidur pulas di dipan menemani Damar yang juga tertidur, Aku tak tahu, apa yang harus kulakukan. Aku duduk merenung di depan bangsal rumah sakit, mem...