Pengarung Samudera
dia yang lahirnya hanya beban dunia
dari selatan kota
bukan siapa yang bertakhta di puncak singgasana
pergi kesana kemari mencari arti
pergi ke tengah samudera seraya membelah pasang dan karang
terbiasa menggantung asa di dasar karang
dan menariknya juga ke atas geladak kapal
dengan nanah dan darah, akhirnya tiba di daratan seberang
daratan tempat naungan takhta yang sebenarnya
yang selama ini menjadi dambanya
dan bertanya
apakah daratan ini makna hidupnya
apakah daratan ini benar beranda rumahnya
Komentar
Posting Komentar