Dia dengan Kecewa Dunia Padanya
dan dia yang pertama
sebaya dengan luka ruam di pundaknya
ukiran tindik di tengkorak kepala
dia yang berkali dicaci dan benci oleh dunia
memaksa untuk berhenti berjiwaa
hingga berhenti bernyawa
tapi nyatanya tingkah dunia bukan perkara baginya
dia tetap menatih mengarungi ufuk
dengan bekas belati di telapak kaki
menarik tandu benci resah dunia
dengan rotan dibelakang pundaknya
mencoba dan mereka
tetap berjaya dan merdeka
atas polah dengki dunia
Komentar
Posting Komentar